MEDAN | ADA NEWS - Dewan Pengurus Pusat Maluku Medan Bersatu (DPP-MMB) periode 2026–2031 resmi dilantik di Gedung PKK Pemerintah Kota Medan, Sabtu (27/6/2026).
Kepengurusan baru tersebut dipimpin Fitri Octavia Noya sebagai Ketua Umum, didampingi Dr. Zulkifli Taib, S.Pd., M.Si sebagai Sekretaris dan Francis Novita De Kock sebagai Bendahara.
Pelantikan berlangsung khidmat dengan diawali pembacaan doa secara Islami dan Nasrani sebagai simbol persatuan dalam keberagaman yang menjadi semangat organisasi.
Tokoh Masyarakat Kota Medan sekaligus Sultan Deli, Tuanku Mahmud Arya Lamanjiji Perkasa Alam, mengajak seluruh pengurus menjaga marwah organisasi dan terus memperkuat persaudaraan.
"Di bawah kepemimpinan Ibu Fitri Noya, saya berharap Maluku Medan Bersatu semakin eksis dan mampu memperkaya keberagaman di Kota Medan," ujarnya.
Pesan serupa disampaikan Tokoh Masyarakat Maluku, Muzaid Said Safiyuddin. Ia meminta seluruh pengurus bersinergi dengan Pemerintah Kota Medan dan menghadirkan program-program yang benar-benar dirasakan masyarakat.
"Jadikan organisasi ini hadir untuk kemaslahatan bersama. Laksanakan program yang menyentuh langsung masyarakat dan buktikan bahwa orang Maluku dikenal jujur, rajin, serta cinta damai," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Umum Maluku Medan Bersatu, Fitri Octavia Noya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin organisasi tersebut.
Ia juga mengapresiasi seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga prosesi pelantikan dapat terlaksana dengan baik.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia atas kerja kerasnya. Apabila dalam pelaksanaan kegiatan ini masih terdapat kekurangan, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya," ucap Fitri.
Dalam kesempatan itu, sambutan Wali Kota Medan Rico Waas yang dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Pemko Medan, Dr. Adlan, S.Pd., MM, menegaskan bahwa amanah yang diemban pengurus bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab menjaga persatuan di tengah masyarakat yang majemuk.
"Kota Medan adalah rumah bagi semua. Pemerintah Kota Medan menyambut baik kehadiran Maluku Medan Bersatu yang memiliki kepedulian terhadap sesama. Mari bangun semangat kebersamaan demi mewujudkan masyarakat yang kuat dan harmonis," demikian pesan Rico Waas.
Rico juga berharap Maluku Medan Bersatu dapat menjadi organisasi yang aktif dalam kegiatan sosial, pembinaan generasi muda, pelestarian budaya, serta tampil sebagai perekat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kota Medan.
Ketua Panitia Dr. Zulkifli Taib, S.Pd., M.Si saat di wawancarai awak media mengatakan pembentukan Maluku Medan Bersatu (MMB) ini adalah semangat basudara warga Maluku yg ada di kota Medan.
"Pembentukan MMB ini merupakan semangat basudara warga Maluku yg ada di kota Medan ditandai dengan dua kegiatan sekaligus yaitu kegiatan bakti sosial yg dirangkaikan dengan acara donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, USG untuk ibu Hamil dan bazar UMKM dan Masuk pada kegiatan inti yaitu acara Kegiatan pengukuhan Pelantikan Maluku Medan Bersatu (MMB)". imbuh Bung Zul.
Rangkaian pelantikan turut dimeriahkan dengan penampilan tarian khas Maluku serta bazar UMKM yang menampilkan berbagai produk unggulan masyarakat.(Red/Ali)


